Majalah Kamu: AC Milan
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label AC Milan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AC Milan. Tampilkan semua postingan

Hat-Trick Zlatan Ibrahimovic Gilas Palermo


Rossoneri membuka jarak dengan Juventus...

AC Milan semakin menancapkan kukunya di puncak klasemen sementara Serie A Italia dengan kemenangan telak 4-0 atas Palermo di Stadio Renzo Barbera, Minggu (4/3) dinihari WIB.

Pada laga ini striker jangkung Zlatan Ibrahimovic menjadi bintang lapangan dengan mencetak hat-trick. Pesta empat gol Rossoneri disempurnakan bek tangguh asal Brasil Thiago Silva di babak kedua.


Palermo sebenarnya tampil menekan di menit-menit awal pertandingan. Baru dua menit pertandingan berjalan, aksi Fabrizio Miccoli memaksa Bonera melakukan pelanggaran yang berbuah tendangan bebas, sayang set-piece ini gagal dimanfaatkan dengan baik oleh tuan rumah.

Milan cepat membalas, pada menit kelima peluang emas pertama diciptakan Il Diavolo. Bola yang melayang dari sudut lapangan mengarah tepat ke kepala Emanuelson, namun sundulannya masih menyamping dari gawang Viviano dan sejak saat ini pula dominasi tim tamu terus berlanjut.

Ibrahimovic membuka pesta gol pada menit 22. Berawal dari aksi Muntari di lini tengah, bola digulirkan pemain pinjaman dari Inter itu kepada Robinho yang kemudian menyodorkan umpan manja untuk disempurnakan Ibra.

Tertinggal satu gol Palermo coba menjawab, setidaknya dua peluang emas bisa mereka dapatkan dalam tempo singkat, namun semuanya kandas di hadapan Abbiati.



Ibra memang sedang menggila, dia kemudian memastikan hat-tricknya hanya dalam tempo lima menit. Bermula di menit 31, perpaduan Robinho dan Ibra kembali menghadirkan bencana. Umpan matang penyerang sayap Brasil itu kembali diselesaikan dengan baik untuk menaklukkan Viviano.

Empat menit kemudian fans Rossoneri kembali berjingkrak kegirangan. Super Ibra lagi-lagi memperlihatkan ketajamannya. Kali ini gilirian Urby Emanuelson yang melayani naluri tinggi Ibra di dalam kotak penalti.

Tertinggal tiga gol tidak membuat Palermo menutup diri, mereka bahkan semakin berani bermain terbuka, akan tetapi tiga gol tanpa balas bertahan hingga jeda pertandingan.

Milan tetap mengancam di awal babak kedua. Ibra nyaris mencetak gol keempatnya pada menit 48 namun kali ini sontekannya masih bisa ditepis Viviano.

Di menit 54, Max Allegri memasukkan idola baru Stephan El Shaarawy menggantikan Urby Emanuelson. Tidak perlu menunggu lama untuk membuktikan kejelian pelatih. Kurang dari lima menit berada di atas lapangan, 'Pharaoh' menyodorkan umpan silang terukur ke arah yang kemudian dijadikan gol oleh Thiago Silva.

Meski jelas terlihat kepayahan mengimbangin aksi Milan, Palermo sesekali membahyakan gawang Abbiati dan sebaliknya Milan sedikit mengendurkan serangannya. Hingga wasit membunyikan peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor tidak berubah 4-0 untuk keunggulan Milan.

Dengan hasil ini Milan mampu membuka jarak menjadi empat poin dengan Juventus yang masih setia membuntuti di peringkat kedua klasemen.

Duel AC Milan-Juventus Berlanjut Di Komisi Disiplin



Perseteruan Rossoneri dan Bianconeri terus bergulir di luar lapangan.


90 menit pertandingan antara AC Milan dan Juventus memang telah digelar dan memunculkan skor 1-1 sebagai hasil akhir. Namun bukan berarti pertempuran kedua tim selesai pula di luar lapangan. 


Selain silang pendapat soal kontroversi dalam laga di San Siro itu dengan pertukaran komentar lewat media, di mana Milan menegaskan pantas menang jika sundulan Sulley Muntari dinyatakan gol sementara Juve berargumen hasil tak bakal banyak berubah lantaran gol sah Alessandro Matri pun dianulir, perseteruan kini dilanjutkan ke Komisi Disiplin Lega Calcio.



Pada Senin (27/2) malam waktu Italia, para hakim olahraga bakal mengeluarkan putusan terkait serangkaian insiden pada gim giornata 25 Serie A itu.

Kartu merah langsung Arturo Vidal dan kartu kuning Simone Pepe, yang membuat akumulasi ammonito-nya mencapai batas maksimal, dipastikan membuat dua personel Juve itu absen di pertandingan berikut.
Tetapi, mungkin bukan hanya mereka yang bakal terkena suspensi. Bek Milan, Philippe Mexes terancam menjalani skorsing tiga laga setelah rekaman video memperlihatkan pemain Prancis itu meninju bagian rusuk Marco Borriello.

Juve juga bakal menggunakan bukti rekaman video untuk menjerat Muntari, yang beberapa kali tampak mengasari Stephan Lichtsteiner.

Sementara itu, kubu Il Diavoli mengklaim mantan gelandang mereka yang kini berbaju Juve, Andrea Pirlo, dua kali menyikut Mark van Bommel dalam kesempatan berbeda.

Sedangkan pelatih Juventus, Antonio Conte, serta wakil presiden Milan, Adriano Galliani, dapat pula dijatuhi hukuman karena terlibat argumen keras selama half-time. Tak ketinggalan perang kata-kata antara Massimo Ambrosini dan Giorgio Chiellini usai laga bakal diusut.

AC Milan Vs Juventus Tanpa Pemenang


Keputusan kontroversi wasit mewarnai duel sengit di San Siro.
Milan - AC Milan gagal menjaga keunggulan atas Juventus saat kedua tim berlaga di San Siro, Minggu (25/2/2012) dinihari WIB. Keunggulan Rossoneri sejak babak pertama disamakan Bianconeri di jelang akhir pertandingan.

Di depan pendukungnya sendiri, Milan tampil sangat impresif di babak pertama. Sebuah gol pun berhasil mereka buat melalui sepakan jarak jauh Antonio Nocerino.

Namun di babak kedua Diavolo Rosso kehilangan kendali permainan. Banyak mendapat serangan, gawang Cristian Abbiati akhirnya dijebol Alessandro Matri di menit 86.

Hasil ini tak mengubah komposisi kedua tim di urutan teratas klasemen. Milan duduk di posisi puncak dengan poin 51, sementara Juventus menguntit di belakanganya dengan koleksi angka berjumlah 50. Pergeseran masih sangat mungkin terjadi karena 'Si Nyonya Tua' memiliki satu pertandingan sisa lebih banyak.

Milan Tanpa Boateng, Juve Full Team



Milan - AC Milan belum akan diperkuat oleh Kevin-Prince Boateng saat melakoni big match kontra Juventus, Minggu (26/2/2012) dinihari WIB. Sebaliknya, Juve akan mendatangi San Siro dengan skuad terbaiknya.

Boateng tampak terpincang-pincang saat Milan menghadapi Arsenal di Liga Champions, tengah pekan lalu. Tapi, karena kondisinya belum pulih benar dan dia belum berlatih secara penuh pada Jumat (24/2/2012), gelandang kelahiran Berlin ini tak akan dipaksakan untuk tampil.

Selain Boateng, nama lain yang juga absen adalah Zlatan Ibrahimovic yang masih harus menjalani hukuman. Selain itu, Maxi Lopez juga tidak masuk skuad.

Yang cukup melegakan untuk allenatore Massimiliano Allegri adalah kondisi kebugaran Pato yang membaik. Penyerang asal Brasil itu pun sudah bisa dimainkan dalam laga kontra Juve.

Dari kubu Juve, satu-satunya pemain utama yang cedera adalah Luca Marrone. Dia akan ditinggal di Turin. Milos Krasic juga tak dibawa ke Milan oleh Antonio Conte.

Skuad Milan: Abbiati, Amelia, Abate, Antonini, Bonera, Ely, Mesbah, Mexes, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta, Yepes, Ambrosini, Emanuelson, Muntari, Nocerino, Van Bommel, El Shaarawy, Inzaghi, Pato, Robinho

Skuad Juventus: Buffon, Chiellini, Caceres, Pepe, Marchisio, Del Piero, De Ceglie, Manninger, Vucinic, Barzagli, Elia, Quagliarella, Bonucci, Padoin, Pirlo, Vidal, Borriello, Giaccherini, Lichtsteiner, Estigarribia, Storari, Matri

Milan-Juventus: Penentuan!



Musim 2011/12 - Giornata 25

Antonio Conte dan Massimiliano Allegri boleh saja berkomentar bahwa laga di San Siro dinihari nanti bukanlah laga yang menentukan scudetto musim ini.

Namun keduanya tak bisa menampik bahwa apa pun hasil laga nanti akan bisa menjadi modal bagi mereka untuk mengangkat tropi juara di akhir musim.

Milan untuk sementara ini memang memimpin dua angka dari Juventus, tapi sang rival dalam posisi mengantungi satu laga lebih banyak.

Jadi, bila Milan menang, mereka hanya unggul lima angka dengan kemungkinan kembali diperpendek Juventus menjadi dua angka (lagi) apabila bisa menang di laga yang mereka kantongi itu.

Sementara bila Juventus menang, selain bisa menggeser Milan dari capolista sementara Serie A Italia, mereka juga berkesempatan menjauh dari kejaran rival mereka itu dengan meraih kemenangan di satu laga yang mereka kantongi itu.

Karena itulah mengapa laga di San Siro dinihari nanti akan menjadi laga yang menentukan, tak bisa dipungkiri lagi. Karena bukan hanya gengsi yang dipertaruhkan, tapi juga peluang juara.



Untuk bisa menang, Milan masih harus bermain tanpa Alberto Aquilani, Antonio Cassano, Gennaro Gattuso, Alexander Merkel, Clarence Seedorf dan Rodney Strasser yang mengalami cedera. Zlatan Ibrahimovic juga absen karena sanksi, sementara Kevin-Prince Boateng dan Alessandro Nesta masih diragukan kesiapan menghadapi laga ini.

Sedangkan Juventus berada di kondisi yang lebih baik. Hampir semua pemain mereka dalam kondisi fit dan siap dimainkan. Antonio Conte punya keleluasaan untuk meramu skuad terbaiknya di laga ini.

Prediksi Skuad:
Milan: Abbiati, Mesbah, Thiago Silva, Mexes, Abate, Muntari, Bommel, Nocerino, Emanuelson, Robinho, Pato

Juventus:
Buffon, Chiellini, Bonucci, Barzagli, Lichsteiner, Vidal, Pirlo, Marchisio, Pepe, Quagliarella, Vucinic

Prediksi Hasil:
Milan 2-1 Juventus



Sumber : goal.com

Tekuk Cesena, Milan Kembali Capolista

Milan memuncaki klasemen Serie A Italia, mengambil alih tempat Juventus, usai menumbangkan Cesena.

Milan menunjukkan dominasi mereka atas Cesena, Minggu (19/2) malam WIB. Buktinya, Milan bisa menang dengan skor 3-1 meski berstatus sebagai tim tamu.

Alhasil, kemenangan itu mengantar Milan kembali menduduki singgasana capolista Serie A Italia dengan 50 angka.

Jumlah angka tersebut mengungguli koleksi Juventus, yang kini tertinggal satu poin dan menduduki peringkat dua. Akan tetapi, Juventus memiliki kans menyalip Milan karena memiliki satu laga lebih sedikit dibanding rival mereka itu.

Sementara Cesena, karena kekalahan itu makin tenggelam di dasar klasemen Serie A dengan 16 angka dari 23 laga yang sudah dijalani.

Bertanding di Estadio Dino Manuzzi, Milan langsung tampil menggebrak sejak menit pertama. Umpan silang Ignazio Abate di menit enam gagal dimaksimalkan Maxi Lopez, tapi bisa disambut Sulley Muntari.

Namun bola sepakannya hanya tipis menyamping dari gawang Cesena yang dikawal Antonioli.


Kiper Cesena itu juga melakukan penyelamatan penting di menit sepuluh dengan menghadang bola tendangan Massimo Ambrosini.

Baru di menit 29 Milan bisa unggul. Bola hasil tendangan bebas Thiago Silva berhasil diblok Antonioli, namun bola rebound jatuh di dekat Muntari untuk disonteknya ke gawang Cesena. 1-0 untuk Milan.

Semenit kemudian, giliran Urby Emmanuelson yang menjebol gawang Cesena dengan tendangan kerasnya dari luar kotak penalti.

Di babak kedua, Milan tak mengendurkan serangan mereka. Hasilnya, di meni 54, Robinho sukses melesakkan bola dengan kaki kanannya.

Cesena sempat membalas semenit kemudian lewat tendangan Adrian Mutu, tapi gol dianulir karena yang bersangkutan dianggap dalam posisi offside.

Gol Cesena baru benar-benar dihitung ketika Daniel Pudil melesakkan bola ke gawang Christian Abbiati lewat tendangan setengah voli di menit 65.

Cesena berusaha memaksimalkan sisa waktu yang ada untuk setidaknya mencetak gol penyama kedudukan, tapi tak berhasil. Sementara Milan juga tidak menambah koleksi gol mereka di laga ini.

EKSKLUSIF - Zlatan Ibrahimovic: Juventus Diuntungkan Main Satu Pekan Sekali

Ibrahimovic mengungkapkan satu kunci perbedaan antara Milan musim ini dan musim sebelumnya.

Striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic meyakini ada kehilangan kualitas di dalam Rossoneri pada musim ini, sehinggia tidak bisa meninggalkan Juventus, yang disebut bermain dengan keuntungan signifikan.

Milan saat ini tertinggal dua poin dari Juventus di klasemen sementara, setelah mengalahkan Bianconeri mengalahkan Catania 3-1 dinihari tadi. Ibrahimovic menilai Massimiliano Allegri sebagai pelatih berkelas. 


Dalam wawancaranya dengan editor GOAL.com Italia Kris Voakes, pemain berusia 30 tahun itu mengungkapkan satu kunci perbedaan antara musim ini dan keberhasilan menjadi juara di musim sebelumnya.

“Menurut saya, ketika kami bermain buruk tahun lalu, kami masih bisa mendapatkan poin yang dibutuhkan. Tahun ini, ketika kami bermain buruk, kami menelan kekalahan. Saya kira itu berkaitan dengan kualitas. Ketika Anda bermain buruk, Anda masih mendapat poin atau menang,” ungkap Ibrahimovic.

“Tapi tahun ini tidak seperti itu. Kami telah kehilangan banyak poin penting ketika kami bermain buruk. Kami juga harus mendapatkan sejumlah pemain dibekap cedera. Jadi, itu sebuah kombinasi. Di satu momen Anda di sini, di momen lainnya Anda di sana. Namun yang paling penting menjaga level setinggi mungkin sepanjang musim, dan itu bisa membuat sebuah tim meraih kemenangan.”

Penyerang asal Swedia ini, yang akan absen pada akhir pekan nanti saat bertemu Juventus, meyakini ada sesuatu yang membuat Juventus berada di atas angin.

“Menurut saya, Juventus bermain sangat bagus. Tapi kita tidak boleh lupa, mereka bermain satu kali tiap pekan, dan kami bermain tiga kali. Itu perbedaan besar,” ulas Ibrahimovic. 



 Tertinggal dua poin | Ibrahimovic meyakini jumlah laga yang banyak beri pengaruh.

Kendati demikian, Ibrahimovic merasa senang dengan kemajuan yang diperoleh Milan, dan itu berkat Allegri, yang disebut sebagai pelatih papan atas yang pernah bekerja sama dengan dirinya.

“Jika Anda berpikir dia seperti sebuah buku, dia berada dipermulaan, karena akan banyak halaman yang dia isi. Dia sudah memenangi liga, dia mendapatkan juara Supercoppa,” kata Ibrahimovic.

“Tapi menurut saya, dia berada di awal karirnya sebagai pelatih bersama tim besar. Dia masih dalam tahap belajar, dan berkembang. Saya tetap menempatkan dia di posisi atas, karena Anda harus menjadi pelatih bagus untuk membawa tim juara.”

“Saya mendengar Jose Mourinho mengatakan, lebih baik menjadi pelatih di Inggris dibandingkan di Italia. Karena, di Inggris Anda bisa menjadi pelatih selama 20 tahun tanpa memenangi apapun. Tapi di Italia, Anda bisa menjadi pelatih tanpa memenangi apapun selama tiga bulan, dan Anda keluar. Saya pikir, dia ditanya berhari-hari bergantung kepada hasil di Minggu atau Rabu.”

Ibrahimovic akan menjalani sanksi keduanya pada malam ini ini ketika Milan bertandang ke Cesena, mengingat bandingnya mengenai penamparan terhadap pemain Napoli Salvatore Aronica baru digelar paling cepat Kamis nanti.

Sumber : Goal.com

"Arsenal Belum Habis!"



Gelandang veteran Mark van Bommel mengingatkan Milan akan kenangan pahit saat disingkirkan Deportivo La Coruna. 


Langkah AC Milan menuju perempat-final tampak lebih mudah setelah kemenangan 4-0 atas Arsenal pada leg pertama babak 16 Besar Liga Champions, dini hari tadi. Tapi, Mark van Bommel tetap mewanti-wanti Rossoneri agar tak melepaskan keuntungan besar ini di leg kedua nanti.

"Skor ini membuat pertandingan terlihat mudah, tapi nyatanya tidak," tegas Van Bommel usai pertandingan. 



"Saya tak berpikir ini telah selsai. Saya ingin pertandingan Milan kontra Deportivo la Coruna, Milan juga unggul dengan empat gol dan akhirnya Deportivo mengeliminasi Milan."

"Saya pergi ke ruang ganti Arsenal setelah pertandingan untuk bicara dengan Robin van Persie. Saya setuju bertukar kostum dengannya -- putra saya fan Van Pesie dan dia membawa dua untuk mereka. Mereka pasti akan sangat senang."



Sumber : goal.com

Arsene Wenger: Serie A Italia Vs Liga Primer Inggris

Arsene Wenger menilai kompetisi Serie A Italia dan Liga Primer Inggris dapat dibandingkan setelah babak 16 besar Liga Champions usai.

Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengatakan pertandingan Liga Champions menghadapi AC Milan akan menjadi adu kekuatan antara Liga Primer Inggris dengan Serie A Italia.

Seperti yang diketahui, hanya ada satu klub Serie A yang mencapai final Liga Champions dalam lima tahun terakhir, yaitu Inter Milan. Dan Wenger merasa duel antara Napoli-Chelsea dan Arsenal-Milan akan menjadi acuan apakah sepakbola Italia kembali bangkit.


"Tentu saja anda dapat membuat perbandingan antara kedua kompetisi. Jangan lupakan bahwa Napoli telah menyingkirkan Manchester City dari Liga Champions dan kami juga telah menyingkirkan Udinese," ujar Wenger kepada Arsenal.com.

“Mereka adalah salah satu tim terbaik di liga. Jadi ya, perbandingan dapat dilakukan setelah pertandingan-pertandingan ini."

Thomas Vermaelen Siap Hadang Zlatan Ibrahimovic

Thomas Vermaelen menilai Zlatan Ibrahimovic adalah pemain yang kuat dan mengandalkan teknik.

Bek Arsenal Thomas Vermaelen mengaku siap menjaga striker andalan AC Milan, Zlatan Ibrahimovic.

Seperti yang diketahui, Vermaelen akan menghadapi Ibrahimovic, yang pernah menjadi seniornya saat sama-sama berada di Ajax Amsterdam, dalam laga babak 16 besar Liga Champions.

"Ketika saya bermain secara reguler di Ajax, dia sudah hengkang, tetapi saya sering bertemu dengan dia di sesi latihan saat saya masih muda," ujar pemain berusia 26 tahun tersebut seperti yang dilansir oleh Tribal Football.


"Saya tahu kualitasnya, seperti yang lain. Dia kuat dan pemain yang mengandalkan teknik, dia adalah salah satu pemain andalan Milan, tergantung pada kami untuk membuatnya diam di pertandingan nanti."

Sumber : goal.com 

Coppa Italia: Martin Caceres Permalukan Milan Di San Siro


Juventus mempermalukan AC Milan 2-1.



Juventus berhasil mempermalukan AC Milan 2-1 saat bertemu pada leg pertama semi-final Coppa Italia di San Siro, Kamis (9/2) dinihari WIB.

Dua gol penentu kemenangan Si Nyonya Tua dipersembahkan oleh bek tim nasional Uruguay Martin Caceres. Sedangkan satu gol balasan Rossoneri disumbangkan oleh Stephan El Shaarawy.

Caceres, pemain yang didatangkan Juve pada bursa transfer Januari kemarin dari Sevilla, membuka keunggulan bagi Bianconeri pada menit ke-53. Gol tersebut sekaligus memecahkan kebuntuan kedua tim yang harus bermain tanpa gol sepanjang 45 menit pertama.

Gol pertama ini diraih setelah Caceres berhasil memanfaatkan bola muntah dari hasil tendangan Marco Borriello yang sempat dimentahkan oleh kiper Marco Amelia.

Usai kebobolan, Milan mencoba konsolidasi untuk lebih agresif menekan. Usaha itu membuahkan hasil. Di menit ke-62, El Shaarawy berhasil menyamakan skor menjadi 1-1. Gol tersebut berawal dari hasil kerjasama yang apik antara Luca Antonini dan Massimo Ambrosini.

Milan sebenarnya sempat memperoleh gol tambahan di menit ke-70. Sayangnya, wasit menganulir gol tersebut. Wasit saat itu melihat tangan Zlatan Ibrahimovic telah menyentuh bola sebelum bola merangsek ke dalam gawang Juve.

Lalu tujuh menit jelang berakhirnya waktu normal, Juve berhasil memperbesar keunggulannya. Gol kedua ini kembali lagi dicetak oleh Caceres, sekaligus juga menjadi penentu bagi kemenangan Juve.

Dengan kemenangan ini, langkah Juve untuk bisa melaju ke babak berikutnya semakin terbuka lebar. Kedua tim akan kembali lagi bertemu pada 22 Februari mendatang pada laga leg kedua di kandang Juve.


Sumber : goal.com

Mark Van Bommel: Versus Napoli Gim Kunci Scudetto

Van Bommel paham duel kontra Napoli amat vital bagi Milan jika ingin menjaga harapan scudetto.



Setelah tumbang 2-0 di rumah Lazio, AC Milan tentu mesti memenangi duel selanjutnya melawan Napoli, Minggu (5/2), untuk menjaga asa menjadi raja Italia di akhir musim.
Menyadari vitalnya kemenangan melawan I Partenopei, gelandang Mark van Bommel pun melabeli partai di San Siro itu salah satu gim penting bagi I Rossoneri dalam balapan scudetto musim ini.


Kekalahan di Olimpico sendiri sebenarnya belum mengubah selisih satu angka Milan dengan Juventus di puncak karena I Bianconeri harus menunda laga versus Parma.
Namun, hasil negatif itu bisa mengundang bahaya mengingat jadwal berat pasukan Massimiliano Allegri di bulan Februari.

Apalagi Juve pun berkesempatan menambah selisih poin menjadi empat jika memenangi partai tunda mereka.

"Tahun ini, seperti tahun kemarin, Milan-Napoli adalah gim kunci dalam balapan scudetto. Setelah kalah dari Lazio kami tak ingin lagi kehilangan poin di klasemen," kata Van Bommel kepada Milan Channel.
"Kami akan menghadapi Napoli, Juventus, Udinese, dan Juventus lagi. Saya menganggap periode ini sebagai yang terpenting di musim kami, dan saya juga ingin mencetak gol."
"Kami tak senang jika tidak menang karena kami tahu akan semakin tertinggal di belakang Juventus."



"Tapi reaksi setelah kekalahan positif dan skuad mengetahui pentingnya belajar dari kekalahan dan segera kembali ke jalur kemenangan," tegas pemain gaek Belanda itu.


Sumber : goal.com

SELEBRITA

More on this category »
 
Support : Rasa Susu Segar | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Majalah Kamu - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger