Majalah Kamu: Inter Milan
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Inter Milan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inter Milan. Tampilkan semua postingan

Ranieri Tak Khawatir dengan Posisinya



Milan - Buruknya performa Inter Milan belakangan membuat posisi Claudio Ranieri sebagai manajer berada di ujung tanduk. Meski demikian, Ranieri mengaku tak khawatir dengan hal itu.

Inter melalui lima pertandingan terakhir dengan empat kekalahan dan satu hasil imbang. La Beneamata juga hanya berhasil menciptakan dua gol dan kebobolan 11 gol sepanjang lima laga tersebut.

Kabar bahwa Ranieri akan segera digantikan oleh Andre Villas-Boas atau Laurent Blanc pun muncul. Namun, bos Inter, Massimo Moratti, sudah membantah hal ini.

Ranieri sendiri tidak merasa terganggu dengan kabar tersebut. "Kita ada di Italia, saya tahu bagaimana semuanya berjalan," ujar The Tinkerman di AFP.

"Saya merasa baik-baik saja dan selama bertahun-tahun kalian semua pasti mengenal saya. Saat ini, saya merasa bersemangat, penuh determinasi, bisa membuat keputusan, dan dipenuhi hasrat."

"Mungkin kalian harus pergi ke Roma untuk melihat bagaimana mereka memecat orang," tukasnya sembari tersenyum.

Akhir pekan lalu, Manajer Umum Inter, Ernesto Paolillo, juga membantah bahwa pihak klub akan segera memecat pria berambut putih itu.

"Saya berbicara secara reguler dengan Ranieri. Dia sangat percaya diri dan saya optimistis seperti halnya dia," ungkap Paolillo kepada Sky Sport Italia.

Sumber : detik.com

Kalah Dari Marseille, Claudio Ranieri Bakal Dipecat




Kalah Dari Marseille, Claudio Ranieri Bakal Dipecat 

Tim caretaker sudah dipersiapkan jika Ranieri dipecat.

Pelatih Inter Milan Claudio Ranieri dikabarkan hanya memiliki waktu satu pertandingan tandang untuk memperbaiki kinerja tim.

Dilansir Mediaset, Ranieri bakal dipecat jika Nerazzurri menelan kekalahan di tangan Olympique Marseille di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stade Velodrome, Kamis (23/2) dinihari WIB.


Presiden Massimo Moratti kabarnya bahkan tidak mau berbicara dengan Ranieri usai Inter kalah dari Bologna di ajang Serie A Italia akhir pekan lalu. Itu dilakukan agar luapan emosi tidak tertumpahkan langsung kepada sang pelatih.

Orang nomor dua di Inter, Marco Branca, justru yang berbicara dengan Ranieri usai pertandingan tersebut.

Branca sudah melakukan kontak dengan agen Ranieri, Beppe Bozzo, yang isinya adalah informasi, jika kalah dari Marseille pada pekan ini, maka sang klien akan dipecat.

Kalau Ranieri jadi dipecat, tim caretaker sudah dipersiapkan. Beppe Baresi yang menggantikan Ranieri untuk sementara waktu, dibantu Luis Figo.


Inter Ogah Bermain Lawan Pemain ISL


Inter Milan sepertinya tidak akan merasakan kekuatan sepak bola Indonesia sepenuhnya, setelah menyatakan tidak ingin bermain dengan pemain-pemain Indonesia Super League (ISL).

Inter Milan  pada bulan Mei mendatang. Diego Milito dkk akan bertarung dua kali. Pada tanggal 24 Mei melawan Liga Selection, kumpulan pemain terbaik Indonesian Premier League (IPL), dan melawan Indonesia Selection, gabungan pemain antara timnas senior dan timnas U-23 Indonesia.

Sayangnya, nama seperti Bambang Pamungkas, Boaz Solossa, Titus Bonai, Patrich Wanggai, Firman Utina, M. Nasuha dan sejumlah pemain lain yang merumput di ISL tidak bisa memperkuat satupun dari kedua tim yang akan melawan ‘Nerazzurri’, kisruh sepak bola nasional menjadi alasannya.

Situasi sepak bola nasional memang masih panas. Kompetisi terpecah menjadi IPL dan ISL, yang pertama diakui PSSI sebagai organisasi sepak bola nasional dan anggota FIFA, yang kedua tidak diakui oleh PSSI. Karenanya, menurut PSSI, pemain-pemain di ISL juga tidak sah menurut FIFA.

Bulan Maret nanti PSSI juga akan menggelar kongres tahunan. Beberapa memrediksi kongres ini bakal membuat situasi semakin panas karena sebagian anggota PSSI berniat melengserkan ketua umum. Jika situasi memanas, terbuka kemungkinan PSSI dijatuhi sanksi pembekuan oleh FIFA, yang bisa membatalkan kedatangan Inter.

"Jangan berpikir ke masalah kisruh sepakbola nasional, pikirkan Internya. Kalau tidak akan mempersulit kita sendiri," ujar Entong saat seminar manajemen sepak bola bersama CEO Inter Milan, Ernesto Paolillo, di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1/12).
"Memang saya pernah membicarakan kemungkinan pada Maret itu. Tapi ini peluang dimana salah satu klub top Eropa, bahkan dunia akan ke Indonesia. Jadi marilah berharap Maret nanti tidak ada sanksi," imbuhnya.

Karena alasan itulah, pihak promotor memilih jalur aman dengan hanya memainkan pemain-pemain dari IPL, yang diakui PSSI. Keputusan ini didasarkan pada permintaan klub tamu itu sendiri.

"Yang pasti, Inter memberi syarat bahwa pertandingan nanti harus sesuai dengan organisasi yang diakui FIFA. Intinya Inter menginginkan organisasi yang terlibat adalah yang diakui FIFA. Terpaksa dikatakan bahwa para pemain yang tidak diakui FIFA tidak bisa terlibat dalam laga itu," tutup Entong.

Marco Di Vaio Bawa Bologna Kejutkan Inter






Nasib Claudio Ranieri semakin terancam setelah dicukur Bologna 3-0 di kandang


Sepasang gol Marco di Vaio, ditambah gol penutup Robert Acquafresca, cukup untuk memberikan tiga kekalahan liga beruntun bagi Inter, dan Inter pun baru mengumpulkan satu angka dari lima laga terakhir.

Dua gol kilat Di Vaio pada menit ke-37 dan 38 ditambah sumbangan dari Acquafresca lima menit menjelang akhir pertandingan membuat Inter keluar dari lima besar Serie A Italia, sementara Bologna menjauhi zona degradasi dan berjarak tujuh poin dengan Lecce.


Inter Ditaklukkan Penghuni Dasar Klasemen Serie A Italia Di Meazza

Krisis Inter berlanjut setelah kalah dari tim promosi penghuni dasar klasemen Serie A Italia di Giuseppe Meazza.

Setelah ditahan Palermo 4-4 dan ditekuk Roma 4-0, Inter melanjutkan catatan negatif mereka dengan kalah di kandang sendiri.

Minggu (12/2) malam di Giuseppe Meazza, Inter takluk 1-0. Ironisnya, klub yang menaklukkan mereka adalah tim penghuni dasar klasemen Serie A Italia saat ini, Novara.

Dengan tambahan tiga angka, Novara menambah koleksi poin mereka menjadi 16 angka. Namun posisi mereka di dasar klasemen tak berubah.

Sementara Inter, kekalahan tersebut menyulitkan mereka untuk bisa menembus zona Eropa untuk musim depan, Inter masih di posisi lima dengan 36 angka, terpaut tujuh angka dari Lazio yang kini bercokol di posisi tiga, alias batas bawah zona Champions.

Inter sejatinya tampil menekan sejak awal pertandingan. Wesley Sneijder dkk kerap mengancam gawang Novara lewat penetrasi dan tendangan jarak jauh.

Tapi Novara bisa juga membuat serangan. Andrea Caracciolo bahkan nyaris menjebol gawang Julio Cesar jika saja kiper Inter tak cepat keluar dari gawangnya untuk mengamankan bola.



Karena usaha tak mendapatkan hasil, Claudio Ranieri mengubah susunan timnya. Giampaolo Pazzini menggantikan Ricky Alvarez. Namun, bukannya bisa menjebol gawang lawan, gawang Julio Cesar yang malah kemasukan.

Lewat serangan balik cepat, Caracciolo mendapat bola untuk dituntaskannya dengan sempurna lewat tendangan kaki kiri, di mana bola tak bisa dijangkau Julio Cesar.

Gol tersebut mengejutkan pendukung Inter, juga pemain. Usaha mencetak gol balasan pun dilakukan secara frontal.

Masuknya Diego Forlan menambah tekanan di lini pertahanan Novara. Tendangan jarak jauh Sneijder, atau sepakan Stankovic tak ada yang membuahkan hasil.

Inter memiliki harapan ketika di menit 80 Novara kehilangan salah satu pemain mereka, Ivan Radovanovic, yang mendapat kartu kuning keduanya di laga ini. Tapi hingga berakhirnya laga, skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu tetap bertahan.

Dua Gol Fabio Borini Bawa AS Roma Hantam Inter Milan


Menerima lawatan Inter di Olimpico, I Lupi sukses melipat sang tamu 4-0.



AS Roma secara mengejutkan sanggup membukukan kemenangan telak kala menghadapi Inter Milan di giornata 22 Serie A.

Tak tanggung-tanggung, Il Biscione yang datang berkunjung ke Olimpico pada Minggu (5/2) dilumat empat gol tanpa balas!

Striker muda 20 tahun, Fabio Borini, bersinar di laga ini dengan melesakkan sepasang gol. Juan dan Bojan Krkic juga masuk scoresheet sebagai pencetak gol pembuka dan penutup I Lupi.

Kemenangan ini membuat skuad Luis Enrique memangkas jarak dengan Inter di peringkat lima klasemen menjadi dua angka saja dengan masih menyimpan satu partai tunda.

Mutlak menguasai alur serangan di paruh pertama, I Giallorossi sudah memimpin pada menit ke-13 berkat tandukan Juan menuntaskan tendangan penjuru Francesco Totti.

Namun, sesaat kemudian Inter nyaris memberikan respons instan. Bermula dari umpan salah Fernando Gago, Diego Milito menampilkan solo run luar biasa hingga ke dalam kotak penalti Roma, sayang tembakannya mudah ditangkap Maarten Stekelenburg.
I Lupi yang kemudian melanjutkan tekanan mendapatkan gol kedua pada menit ke-41 saat Fabio Borini dengan dingin menaklukkan Julio Cesar setelah menerima sodoran Miralem Pjanic.

Empat menit memasuki paruh kedua, tuan rumah kian memperbesar keunggulan. Lagi-lagi Borini muncul sebagai pencetak gol. Sang penyerang muda kali ini merobek jala Inter menyusul umpan jauh Juan.
Dua pemain pengganti, Giammario Piscitella -- yang juga berstatus debutan -- dan Bojan Krkic berkolaborasi untuk melengkapi pesta publik Olimpico di pengujung laga. Operan Piscitella diselesaikan Bojan guna memaksa Cesar memungut bola dari dalam gawangnya untuk kali keempat.


Video Roma Vs Inter Milan 4:0




Ikuti Majalah Kamu di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas terbesar di dunia maya!

Laga AS Roma-Inter Milan Diundur Satu Hari



Publik pecinta sepakbola Italia dipastikan tidak akan terlalu lama menuggu laga antara AS Roma menghadapi Inter Milan, karena laga yang ditunda karena cuaca buruk tersebut sudah ditetapkan hari penggantinya.

Seperti yang dilansir Football Italia, laga yang seharusnya digelar pada hari Sabtu (04/02) pukul tiga sore waktu setempat, diundur menjadi hari Minggu (05/02) di jam yang sama.



Seperti yang diketahui, cuaca buruk yang melanda Italia akhir-akhir ini cukup mengganggu jalannya Seria A Italia.

Bahkan pekan lalu, empat laga menjadi tertunda karena hal tersebut, termasuk laga pemimpin klasemen sementara Juventus.

SELEBRITA

More on this category »
 
Support : Rasa Susu Segar | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Majalah Kamu - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger